Hot!

Latest

Rambut Anda Selalu Rontok Berlebihan ? Jangan Lakukan Kebiasaan Ini !

Memiliki rambut yang indah dan berkilauan merupakan dambaan setiap orang. Memiliki kebiasaan merawat rambut kadang terasa tidak berguna ketika rambut tetap saja rontok dan bercabang. Jika melihat Jared Leto, David Beckham, Zayn Malik, Harry Styles, Brad Pitt, Patrick Dempsey, Zac Efron, Simon Baker, Conan O’brien, Steve From Stanger Things pasti anda iri melihat rambut mereka yang bagus. Entah itu karena memang rambut mereka bagus atau berkat kehebatan penata rambut, kita semua pasti ingin mengikuti tahapan-tahapan mereka saat berdandan.


Saking ingin tampil mirip, banyak dari kita lalu melakukan permak terhadap rambut, mulai dari potong rambut, rajin keramas, hingga berdoa agar tampak sempurna seperti rambut pria-pria idaman itu. Namun tanpa disadari, hal-hal yang kita lakukan itu ternyata lebih sering membahayakan rambut daripada membuatnya keren.

Kebiasaan berdandan kita membuat rambut rusak, bercabang, hingga kulit kepala kering. bahkan bisa menjadi pertanda penuaan. Jika rutinitas Anda termasuk 10 hal ini, maka jadi pertanda Anda tengah merusak rambut secara permanen.

1. Keramas berlebihan

Rambut bersih memang sebuah hal yang menarik. Namun, cobalah untuk tidak mencucinya setiap hari, karena bisa berakibat hilangnya minyak alami di kulit kepala yang berfungsi menjaga rambut berkilau dan sehat. Rambut basah juga cenderung mudah rusak, dan jika Anda mewarnai rambut, maka keseringan keramas akan cepat memudarkan warnanya. Para ahli menyarankan untuk keramas setiap dua hingga tiga hari sekali, daripada setiap hari. Anda bisa gunakan sampo kering di sela-selanya, dan jika Anda termasuk orang yang berkeringat dan membutuhkan keramas, cobalah bilas dengan air saja tanpa sampo, lalu pijat kulit kepala, beri sedikit conditioner, dan bilas hingga bersih.

2. Membilas dengan air panas

James Bond adalah penggemar air dingin dan Anda harus menirunya. Banyak fakta bahwa air dingin memiliki manfaat, baik pada fisik dan mental, termasuk mengurangi stres, memperbaiki suasana hati dan menambah energi. Selain itu, air dingin juga membuat kulit dan rambut lebih sehat—karena air panas cenderung menghilangkan minyak alami tubuh. Air panas juga bisa menyebabkan ketombe dan mendorong kulit kepala memproduksi minyak berlebih sebagai gantinya.

3. Kekurangan nutrisi

Apa yang kita makan memiliki efek besar pada penampilan kita. Ketika tubuh kekurangan vitamin dan nutrisi penting, maka jangan harap Anda akan terlihat keren. Rambut terbuat dari protein yang disebut keratin, sehingga pastikan terdapat cukup protein dalam makanan. Omega 3, besi, zink, biotin dan air juga sangat penting bagi kesehatan rambut. Kacang-kacangan, ikan, buah-buahan dan sayuran juga harus ada dalam menu makan.

4. Menyisir saat rambut basah

Saat terburu-buru di pagi hari—seringkali kita langsung menyisir dalam keadaan rambut basah dan memakai beberapa produk rambut, lalu bergegas pergi. Nah, cobalah untuk hindari kebiasaan tersebut. Rambut basah lebih lemah daripada rambut kering, sehingga ketika ditarik dengan sisir, Anda berisiko merusak rambut. Jika harus menyisir, pastikan menggunakan sisir bergigi lebar atau cukup dengan jari-jari Anda.

5. Merokok

Efek negatif dari merokok adalah kerusakan pada paru-paru. Merokok membuat radikal bebas terkumpul dalam tubuh dan merusak sel, termasuk folikel yang memproduksi rambut. Merokok juga menyempitkan pembuluh darah, membatasi oksigen mengalir ke kulit kepala dan menghentikan makanan yang dibutuhkan rambut. Banyak studi bahkan mengaitkan merokok dengan penipisan dan kemunculan uban lebih dini.

6. Terlalu banyak memakai produk rambut

Tidak ada keharusan menggunakan terlalu banyak sampo atau conditioner, tak juga harus menggunakan berlapis-lapis produk saat keramas. Menggunakan terlalu banyak produk dalam satu waktu hanya akan membuat rambut rusak, menghilangkan kelembaban dan mengubah kulit kepala menjadi berminyak dan kotor. Gunakan cukup satu produk untuk menata rambut, dan gunakan hanya dari bagian tengah hingga ujung rambut, jangan sampai kulit kepala.

7. Membalut dengan handuk

Membalut rambut dengan handuk agar kering ternyata malah bisa merusaknya. Mengeringkan dengan cara itu mungkin terlihat efektif, tapi dalam prosesnya Anda membuat kulit jadi kasar dan menyebabkan rambut jadi ruwet. Pengering udara (hair dryer) ringan atau menggunakan handuk dengan lembut lebih sehat untuk rambut.

8. Jarang bercukur

Satu-satunya cara untuk menghilangkan rambut rusak adalah dengan mencukur. Mengunjungi barbershop untuk rutin mencukur menghilangkan rambut bercabang dan mencegah kerusakan dari rambut yang teruntai. Bahkan, bila Anda ingin memanjangkan rambut, pastikan untuk merapikan setiap enam minggu sekali.

9. Terlalu banyak terpapar bahan berbahaya

Seperti kulit, rambut juga membutuhkan perlindungan dari sinar matahari untuk mempertahankan kesehatan optimal. Paparan terus-menerus akan merusakan atau mengeringkan rambut. Jadi gunakan topi atau produk yang mengandung anti-UV jika menghabiskan waktu lama di luar ruangan. Klorin juga dapat merusak rambut, jadi coba batasi waktu berenang atau gunakan penutup kepala. Selain itu, mandi lebih dulu dan biarkan rambut basah (atau gunakan conditioner) untuk mencegah penyerapan bahan kimia berbahaya.

10. Kecanduan mengikat rambut

Gaya rambut kontroversial di era modern bisa menyebabkan kebotakan dini. Mengikat rambut—entah ponytail atau lurus—dapat memicu ’traction alopecia’, rambut bergelombang yang disebabkan tarikan terus menerus. Mengikat rambut juga bisa mengiritasi serta merusak. Jadi lupakanlah keinginan tampil seperti Steven Seagal.

Ternyata Susah Bangun Pagi Bukan Hanya Karena Malas Bangun Tapi Bisa Juga Karena Gen

Tidur yang cukup merupakan sesuatu yang sanga berharga untuk membuat tubuh kembali bugar, namun sering kali meskipun sudah tidur dengan cepat masih saja sulit untuk bangun dan merasa waktu tidur masih kurangAnda pun seringkali masih merasa lesu di pagi hari meski telah menghabiskan bercangkir-cangkir kopi. Bahkan, walau kita tidur nyenyak selama 8 jam, bangun pagi tetap terasa seperti siksaan. Mata rasanya ingin terus terpejam dan tubuh masing ingin berada di kasur sepanjang pagi hari. Ternyata hal ini bukan karena kita seorang pemalas, tapi mungkin memang bawaan genetik.


Sebuah tim ahli genetika dari Universitas Leicester melakukan penelitian yang tampaknya berhasil menunjukkan perbedaan DNA antara orang yang bisa bangun pagi dan tidak. Penelitian ini melibatkan analisis 80 gen berbeda yang berkaitan dengan irama sirkadian pada lalat buah. Lalat buah dianggap sebagai subjek uji ideal karena kesamaan genetik mereka dengan manusia. Penelitian yang dipublikasikan di Frontiers of Neurology, menemukan bahwa lalat buah masuk ke dalam dua kelompok yang berbeda secara genetis.

Kelompok pertama disebut "larks," yang merupakan lalat yang muncul dari pupa mereka di pagi hari. Sementara itu, kelompok kedua disebut "owl" atau burung hantu , yaitu lalat yang muncul dari pupa mereka di malam hari. Salah satu temuan penting dari penelitian ini adalah bahwa perbedaan genetik antara larks dan owl tidak terkait dengan "gen jam" yang biasanya dianggap bertanggung jawab untuk mengatur ritme sirkadian tubuh.

Perbedaan besar kode genetik pada kedua kelompok hewan ini dianggap memengaruhi perbedaan antara lark dan owl pada kelompok lalat. Dan pada gilirannya, penemuan ini juga dianggap berlaku pada "manusia pagi" dan "manusia malam". Eran Tauber, penggagas studi tersebut, menjelaskan bahwa perbedaan genetik ini pada akhirnya membentuk keseluruhan pengalaman hidup lalat.

Untuk mengidentifikasikannya di tingkat manusia, jika "manusia pagi" dan "manusia malam" diberi tugas untuk menyelesaikan tenggat waktu 16 jam, mungkin selesainya sama pada akhir hari. Tetapi, pada jam kerja tradisional yaitu mulai jam 9 sampai jam 5 sore, biasanya mereka yang bisa tidur pada pukul 9 malam dan bangun pagi secara segar hanya mampu dilakukan "manusia pagi" yang memiliki genetika tersebut. 

Kylie Jenner Berencana Luncurkan Lipstick Baru Pada 13 Desember Mendatang

Kosmetik sudah menjadi kebutuhan hampir pada setiap wanita, tidak lengkap rasanya jika akan melakukan kegiatan di luar rumah tidak menggunakan riasan meskipun hanya menggunakan bedak tabur dan lipstick. Siapa yang tidak tahu dengan Kylie Jenner ? Pasti semuanya mengetahui siapa Kylie dan banyak pula yang menggunakan kosmetik miliknya.


Beberapa waktu yang lalu Kylie Jenner mengumumkan akan meluncurkan koleksi lipstik satin terbaru pada 13 Desember mendatang. Koleksi lipstik yang dinamakan Silver Series ini akan memiliki 20 pilihan warna. Koleksi lipstik tersebut memiliki kemasan berwarna perak dan variasi warna yang luas, mulai dari nude, merah cabai, oranye, coklat, sampai ungu. Label "Kylie" terpahat dalam lipstik dan kemasannya.

Dalam akun Instagram Kylie Cosmetic, perusahaan milik Kylie, disebutkan bahwa pilihan warnanya sangat "pigmented" dan "hydrating" dengan hasil akhir lembut dan satin. Selain meluncurkan lipstik, pada tanggal 13 Desember itu Kylie yang kini menjadi salah satu jutawan termuda, juga akan mengeluarkan dua produk lain, tetapi publik masih harus menebak-nebak jenis kosmetik apa yang diluncurkannya.

Keputusan Kylie untuk mengeluarkan lipstik "tradisional" ini dianggap signifikan karena ia memulai mereknya dengan fokus pada formula warna lipstik dan metode yang tidak biasa, yakni lipstik liquid dan glossy. Kini dua tahun sesudah peluncuran kosmetik pertamanya, para penggemarnya menanti apakah lipstik terbaru ini akan sama memuaskannya dengan Kylie Lip Kits pendahulunya.

Benarkah Yogurt Menjadi Salah Satu Makanan Yang Dapat menurunkan Berat Badan ?

Memiliki tubuh raping yang ideal dan sehat merupakan impian wanita untuk tampil lebih cantik apa lagi dihadapan pasangan. Banyak sekali cara diet sehat yang membuat tubuh menjadi lebih proposional. Selain olahraga dan fitnes, makanan pun perlu dijaga. Ada yang bilang bahwa mengonsumsi makanan tertentu seperti yogurt bisa menurunkan berat badan. Apakah benar?


Ahli gizi Emilia Achmadi mengatakan yogurt seringkali disebut sebagai makanan sempurna. Sebab, hasil fermentasi susu ini memiliki kandungan gizi yang baik, dari lemak hingg protein, namun kalorinya rendah. "Jadi kalau sebagai 'meal replacement' (pengganti makanan) bisa memberikan kepuasan makan yang sama, tapi dengan kalori lebih rendah," kata Emilia dalam peluncuran Yogurt Greenfields di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Nah, untuk konsumsi, dia menyarankan agar yogurt diminum setelah makan makanan solid, sehingga bisa baik bagi pencernaan. Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa menurunkan berat badan tidak bisa hanya dilakukan dengan satu cara seperti pola makanan saja. Diet makanan memang bisa menurunkan berat badan, tapi efeknya sementara. Begitu diet berhenti, maka berat badan cenderung naik lagi.

Oleh karena itu, harus ada tiga hal yang dilakukan, yakni mengatur pola makan, melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, dan menjaga pola tidur. "Nah tidur ini unik, kalau kebanyakan tidur atau kurang tidur, seseorang bisa menjadi kegemukan. Normalnya adalah tujuh jam tidur," kata Emilia.