Hot!

Serba-Serbi Alat Musik Gitar

Alat musik gitar merupakan alat musik yang paling banyak digunakan untuk mengiringi sebuah lagu baik untuk penyanyi solo maupun dalam sebuah band. Jika Anda melihat suatu pertunjukan musik pasti mustahil apabila Anda tidak melihat alat musik ini di dalamnya. Merupakan alat musik bersenar yang dimainkan oleh jari atau sebuah alat kecil bernama plectrum dengan cara dipetik.

Gitar akustik dan elektrik umumnya mempunyai enam buah senar yang terbuat dari bahan nylon maupun baja, tetapi pada jenis khusus alat musik ini ada yang memiliki 12 senar. Alat musik petik ini menjadi instrumen musik yang banyak dipelajari secara otodidak karena dinilai sebagai alat musik klasik yang paling mudah dimainkan.

Secara garis besar alat musik petik ini dibagi menjadi dua jenis yaitu:


Gitar akustik

Mempunyai lubang di tengah badannya atau yang biasa disebut hollow body sebagai penguat suara. Menghasilkan bunyi dari getaran senar yang dipetik antara bagian leher sampai ke bridge. Jenis ini mampu menghasilkan suara yang cukup keras tanpa bantuan pengeras suara. Jenis Akustik guittar sudah dipakai dari ribuan tahun yang lalu untuk menemani manusia beraktivitas. Lubang resonansi di bagian tengah yang dahulu hanya berbentuk lingkaran, kini sesuai tuntutan jaman dibuat lebih artistik lagi. Saat ini dengan mudah dapat ditemukan bentuk lubang resonansi yang berbentuk diamond, segitiga bahkan kaligrafi.

Terdapat 4 subkategori pada jenis akustik ini, yaitu:

  • Akustik bersenar nilon.
  • Bersenar baja.
  • Archtop.
  • Tipe yang memiliki 12 senar.

Gitar elektrik

Jenis ini sengaja dirancang untuk dapat diperbesar suaranya menggunakan peralatan elektrik, dan jika dimainkan tanpa menggunakan alat penguat elektrik akan menghasilkan suara yang lemah. Sebuah pick up elektromagnetik lah yang menangkap dan merubah suara menjadi signal elektrik yang kemudian diteruskan ke pengeras suara menggunakan kabel. Dahulu jenis ini masih menggunakan lubang resonansi, namun seiring perkembangannya, model solid ternyata menghasilkan suara lebih jernih sehingga lubang resonansi pun ditiadakan.

Jika Anda tertarik untuk belajar gitar, terlebih dahulu Anda harus mengetahui bagian-bagian pendukungnya. Bagian pendukung alat musik petik ini adalah:

Head, yaitu tempat penyetem senar terpasang.
Neck, yaitu papan panjang tempat jari Anda menekan kunci-kunci nada.
Body, yaitu tempat memetik senar. Biasanya berada di depan lubang resonansi.

Sedangkan bagian-bagian lain yang lebih terperinci diantaranya:

Tuning Pegs, yaitu pasak untuk menyetem yang berada di head.

Fret, yaitu berupa pembatas sehingga neck tampak terbagi menjadi beberapa kolom atau area.

Fret board, tempat menekan senar untuk menghasilkan kunci-kunci nada.

Sound Hole atau lubang resonansi, yaitu sebuah lubang yang berfungsi untuk memperkuat suara senar.

Bridge, atau disebut juga jembatan yaitu tempat memasang senar.

Belajar musik secara otodidak memang paling pas jika menggunakan alat musik ini. Beberapa musisi kenamaan Indonesia dan dunia juga menggunakan cara otodidak untuk belajar bahkan tanpa mengenal partitur nada seperti Melly Goeslaw dan musisi Paul Mc Cartney. Dengan berbekal sebuah alat musik sederhana ini mereka dapat menciptakan lagu-lagu yang kini banyak diminati penikmat musik tanah air dan manca negara.

Namun lain orang lain pula kemampuannya apalagi di bidang seni musik. Faktor bakat dan minat sangat mempengaruhi. Jika Anda berniat belajar gitar maka ada baiknya jika Anda belajar step by step mulai dari teori nada sampai ke tehnik petikan yang benar. Jika Anda belajar teori partitur nada, bukan tidak mungkin Anda dapat memainkan alat musik yang lain dengan lebih mudah.

0 komentar:

Posting Komentar